Sejarah Bali Spin Kick Taekwondo Club

Bali Spin Kick didirikan oleh Sabeumnim Leonardo Kentjana (DAN 5 Kukkiwon) Bersama dengan sabeumnim Gery Rama (DAN 5 Kukkiwon), Sabeum Agus Juliartha (DAN 1 Kukkiwon), dan Sabeum Agung Tirta (DAN 1 Kukkiwon). BSK didirikan secara resmi pada tanggal 3 Maret 2008. Sejak awal, klub ini memiliki fokus yang jelas: memberikan wadah bagi anak-anak muda di Bali untuk mendalami seni bela diri Taekwondo melalui program latihan yang teratur dan pembinaan yang berjenjang. BSK telah mengalami beberapa kali perubahan struktur internal organisasi. Struktur Organisasi 2 Senior BSK merupakan Pengurus Pengprov TI Bali, yaitu Sabeumnim Gery Rama (DAN 5 Kukkiwon) sebagai Ketua Bidang Komisi Pertandingan TI Bali dan Sabeumnim Wini (DAN 5 Kukkiwon) sebagai Ketua Bidang Komisi Perwasitan TI Bali. Ketua BSK saat ini adalah Sabeum Agus Nadiarta. Struktur Pembinaan Untuk memastikan kualitas teknik para anggotanya, BSK mengembangkan sistem pelatihan yang terbagi ke dalam tiga kategori utama:
  • Kelas Reguler: Fokus pada pengenalan teknik dasar dan persiapan ujian kenaikan sabuk.
  • Kelas Poomsae: Menitikberatkan pada keindahan dan presisi jurus (seni).
Kelas Kyorugi: Fokus pada teknik pertarungan (fighting), di mana anggota diajarkan cara menyerang dan bertahan secara efektif.

Logo Bali Spin Kick memiliki 4 jari pada gambar kaki yang mengartikan didirikan oleh 4 orang, dan memiliki arti “walaupun tidak sempurna, masih mampu berdiri kuat untuk BALI”

Scroll to Top